Wednesday, April 15, 2015

BOD Meter, Jual BOD Meter Water Analysis - Merk Horiba

BOD Meter, Jual BOD Meter Water Analysis - Merk Horiba
 
BOD Meter, Jual BOD Meter Water Analysis - Merk Horiba
Untuk info dan pemesanan hubungi :

022-7239019 / 0821 4000 2080 / 0856 2476 9005 / 0857 2352 9677 / 0813 2259 9149
Pin BB: 29d2de88 / 32dbbfb0


DAMPAK KANDUNGAN pH, BOD, COD, TSS, DAN AMMONIA DALAM AIR LIMBAH TERHADAP KESEHATAN MANUSIA
    Air limbah merupakan reservoir bagi kehidupan berbagai mikroorganisme termasuk yang pathogen sehingga dapat membawa penyakit pada manusia. Limbah cair yang memilki nilai BOD dan COD rendah tentunya akan memiliki kandungan organik yang tinggi sehingga memudahkan bakteri ? bakteri pathogen untuk limbah.
    Apabila limbah cair yang memiliki nilai BOD dan COD rendah tersebut dibuang ke lingkungan /perairan, maka tentunya akan memilki kandungan bahan organik tinggi yang telah ditumbuhi bakteri ? bakteri pathogen beserta hasil metabolismenya yang menimbulkan bau menyengat serta menyebabkan gangguan pada kesehatan manusia maupun hewan yang ada disekitar perairan tersebut. Kebanyakan penyakit yang timbul adalah penyakit saluran pencernaan seperti cholera, disentri, thypus, dan lainnya.
    Sedangkan limbah cair yang mengandung bahan kimia dapat membahayakan kesehatan manusia. Bahan pencemar kimia tersebut dapat menimbulkan penyakit baik secara langsung maupun tidak langsung. Kandungan pH yang terlalu rendah atau terlalu tinggi adalah salah satu parameter pencemaran oleh bahan kimia, yang apabila dibuang langsung ke lingkungan akan menimbulkan penyakit. Antara lain penyakit dermatitis (kulit), iritasi pada mata, dan pada titik ekstrim dapat menimbulkan keracunan akut.
    Materi tersuspendi (TSS) mempunyai efek yang kurang baik terhadap kualitas air karena menyebabkan kekeruhan dan mengurangi cahaya yang dapat masuk ke dalam air. Oleh karenanya, manfaat air dapat berkurang, dan organisme yang butuh cahaya akan mati. Kematian organisme ini akan mengganggu ekosistem akuatik. Apabila jumlah materi tersuspensi ini akan mengendap, maka pembentukan lumpur dapat sangat mengganggu aliran dalam saluran, pendangkalan cepar terjadi, sehingga diperlukan pengerukan lumpur yang lebih sering. Dapat dimengerti bahwa pengaruhnya terhadap kesehatan pun menjadi tidak langsung.
    Menurut pendapat ahli, bahwa adanya ammonia dalam air menunjukkan adanya pencemaran oleh kotoran manusia atau kotoran hewan dalam perairan. Apabila limbah yang mengandung kadar ammonia tinggi dibuang langsung ke badan ? badan air, maka akan menyebabkan penyakit pada manusia. Jalur penularannya yaitu secara oral-fecal infection, bahkan ada pula infeksi secara langsung melalui penetrasi kulit, misalnya penyakit cacing tambang dan Schistosomiasis.